Jumat, 16 September 2016

Planet Neraka

Julukan planet neraka ini tentunya bukan tanpa sebab, karena memang planet ini memiliki rupa fisik seperti neraka dalam bayangan banyak orang, itulah planet 55 Cancri e. Planet ini terpaku dalam orbitnya sehingga salah satu permukaannya tetap menghadap bintangnya, dan permukaan lainnya membelakanginya. Sementara salah satu permukaan planet mengalami malam abadi, permukaan lainnya dilingkupi danau-danau magma yang sangat panas dan aliran lava mengalir sepanjang sungai.
 Planet ini berada sangat dekat dengan bintang induknya, sehingga ia hanya membutuhkan waktu 18 jam untuk revolusi, bandingkan dengan bumi yang membutuhkan waktu selama 365 hari (8760 jam). Jarak yang sangat dekat itu mengakibatkan permukaan planet menyerap banyak energi dari bintang, suhu permukaannya berkisar pada 2000 ˚C, dan memungkinkan adanya aliran lava panas pada permukaan planet.
Julukan planet neraka semakin tepat ketika kita melihat atmosfer dari planet ini. Atmosfer planet ini terdiri dari hidrogen sianida, gas berbahaya yang dapat menyebabkan kematian hanya dalam hitungan menit.
Penelitian terbaru yang dipimpin oleh para peneliti di Cambridge University telah menemukan bahwa planet ini memancarkan sejumlah besar radiasi inframerah. Namun lebih dari itu, planet neraka ini masih menyimpan misteri. Panas yang dipancarkan oleh planet ini terlalu banyak jika semata-mata berasal dari bintang induknya. Hal tersebut mengisyaratkan bahwa ada sumber energi misteri yang diterima planet ini.
Terlepas dari itu, yang pasti planet neraka ini benar-benar menakjubkan—sekaligus menakutkan: sebuah planet yang sungainya lava dan danau-danaunya berisi magma yang sangat panas, ditambah dengan atmosfer yang tersusun dari gas hidrogen sianida.

Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Blogroll

mp3

Diberdayakan oleh Blogger.

About Me

mp3

Recent Posts

Unordered List

Pages

Theme Support

Blogger templates